Samudra Pasifik

Samudra Pasifik

Luas Samudra Pasifik mencapai ± 165.385.450 km² dengan kedalaman rata-rata 4.250 m. Jika dilihat di globe, luas samudra ini meliputi hampir separuh permukaan bumi. Samudra Pasifik terletak di antara tiga benua, yaitu Asia, Amerika, dan Australia.

Wilayahnya terbentang dari pantai Barat Amerika hingga pantai Timur Cina dan Australia dengan berbagai karakterstik berikut ini.

a. Samudra Pasifik merupakan samudra terluas di dunia.

b. Di Samudra Pasifik terdapat titik terendah di muka bumi, yaitu Palung Mariana (kedalaman 11.022 m) terdapat di Filipina.

c. Samudra Pasifik memiliki banyak palung, yaitu Palung Tonga (10.882 m), Palung Kuril (10.542 m), Palung Filipina (10.497 m), Palung Kermatec (10.047 m), Palung Tzu Bonin (9.810 m), Palung New Hebrides (9.165 m), Palung South Solomon (9.140 m), Palung Jepang (8.412 m), Palung Peru-Cile (8.066 m), Palung Akution (7.822 m), dan Palung Amerika Tengah (6.662 m).

d. Di Samudra Pasifik banyak terdapat gunung api aktif, sehingga sering terjadi gempa.

e. Samudra Pasifik merupakan tempat pertemuan antara garis bujur Barat dan bujur Timur (180°) sebagai batas penanggalan internasional.

f. Di Samudra Pasifik banyak terdapat negara kepulauan (kawasan Oceania).

g. Di Samudra Pasifik banyak terjadi gejala alam El Nino dan La Nina, terutama di perairan yang dilintasi garis katulistiwa.

h. Di Samudra Pasifik terdapat pertemuan arus panas Kurosyiwo dan arus dingin Oyasyiwo di Laut Bearing (Pasifik Utara) yang menimbulkan arus hangat dan merupakan kawasan tangkapan ikan yang sangat baik.

Samudra Atlantik

Luas Samudra Atlantik mencapai ± 82.217.000 km² dengan kedalaman rata-rata 3.350 m. Samudra ini terletak di antara Benua Eropa, Afrika, dan Amerika, sehingga berperan sebagai jalur lalu lintas penghubung antara dunia lama dengan dunia baru dengan karakteristik berikut ini.

a. Samudra Atlantik terletak di daerah bujur Barat.

b. Samudra Atlantik memiliki kawasan yang diyakini sebagai pusat medan magnet bumi, yaitu di kawasan Segitiga Bermuda di Perairan Karibia (Amerika Tengah).

c. Di Samudra Atlantik terdapat deretan punggung laut terpanjang di dunia, memanjang dari Utara (Samudra Arktik) ke Selatan sepanjang Samudra Atlantik dan ke Timur menuju Samudra Hindia.

d. Di Samudra Atlantik terdapat pertemuan arus dingin dari Perairan Greenland dan arus panas dari Teluk Meksiko di Perairan Labrador.

e. Di Samudra Atlantik terdapat beberapa palung laut, seperti Palung Puerto Rico (9.220 m), Palung South Sandwich (8.264 m), Palung Romance (7.856 m), dan Palung Caynon (7.500 m).

Samudra Hindia

Luas Samudra Hindia mencapai ± 73.481.000 km² dengan kedalaman rata-rata 3.850 m. Samudra ini terletak di sebelah Selatan Benua Asia, sebelah Barat Australia, sebelah Timur dan Selatan Afrika, serta berbatasan dengan Kutub Selatan. Berikut ini karakteristik Samudra Hindia.

a. Sebagian besar wilayahnya berada di belahan bumi Selatan.

b. Satu-satunya samudra yang seluruh wilayahnya berada di belahan bumi Timur.

c. Wilayah perairannya berfungsi sebagai penyedia air hujan bagi gejala alam angin monsun untuk sebagian wilayah Asia dan Australia.

d. Samudra Hindia memiliki arus yang relatif tenang dan jarang terjadi badai.

e. Samudra Hindia memiliki beberapa palung laut, seperti Palung Jawa (7.450 m), Palung Weber (7.440 m), dan Palung Diamantina (7.102 m).

Samudra Arktik

Luas Samudra Arktik mencapai ±14.056.000 km² dengan kedalaman rata-rata 5.400 m. Samudra ini terletak di kawasan Kutub Utara yang dikelilingi oleh daratan-daratan luas, seperti Greenland (Kanada), Alaska (Amerika), Rusia (Asia dan Eropa), dan kawasan Skandinavia (Eropa). Berikut ini karakteristik Samudra Arktik.

a. Samudra Arktik merupakan samudra tersempit di dunia.

b. Samudra Arktik merupakan satu-satunya samudra yang terletak di kawasan kutub yang tidak dilalui garis khatulistiwa.

c. Samudra Arktik mempunyai suhu perairan dan udara terdingin.

d. Sebagian besar wilayah perairannya tertutup oleh es dan banyak dijumpai bongkahan atau gunung es yang mengapung.

Published in: on Maret 11, 2010 at 5:37 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Gurun Terluas Di Dunia

1. Gurun Sahara

Sahara adalah nama sebuah padang pasir terbesar di dunia. Nama “Sahara” diambil dari bahasa Arab yang berarti “padang pasir”. Bahasa Arab pada gilirannya mengambil dari bahasa Sumeria.

sahara

Sahara terletak di utara Afrika dan berusia 2,5 juta tahun. Padang pasir ini membentang dari Samudra Atlantik ke Laut Merah. Dari Laut Tengah di utara sampai ke Sahel di sebelah selatan. Dari Mauritania di sebelah barat ke Mesir di sebelah timur. Padang pasir ini membagi benua Afrika menjadi Afrika Utara dan Afrika “yang sejatinya”. Kedua bagian benua ini sangat berbeda, baik secara iklim maupun budaya. Luas padang pasir ini sekitar 9.000.000 km2.

2. Australia

Gurun-gurun utama:

3. Semenanjung Arab

arabJazirah Arab adalah sebuah jazirah (semenanjung besar) di Asia Barat Daya pada persimpangan Afrika dan Asia.

Perbatasan pesisir jazirah ini ialah: di barat daya Laut Merah dan Teluk Aqabah; di tenggara Laut Arab; dan di timur laut Teluk Oman dan Teluk Persia. Secara politik, Jazirah Arab terdiri dari negara-negara berikut ini:

  • Arab Saudi
  • Kuwait
  • Yaman
  • Oman
  • Uni Emirat Arab
  • Qatar
  • Bahrain

Secara geologi, daerah ini lebih tepat disebut Anak Benua Arab sebab memiliki plat tektonik tersendiri, Plat Arab.

Negara Arab Saudi meliputi hampir seluruh Jazirah Arab. Kebanyakan penduduk jazirah ini tinggal di Arab Saudi dan Yaman. Jazirah ini mengandung sejumlah besar minyak bumi dan merupakan tempat kota suci Islam, Mekkah dan Madinah, keduanya di Arab Saudi. Uni Emirat Arab dan Qatar merupakan tempat stasiun televisi berbahasa Arab utama seperti Al-Jazeera.

Secara geografis, jazirah ini terdiri dari:

  1. plato tengah dengan padang rumput untuk ternak, dan lembah subur;
  2. cincin gurun, Nefud di utara, berbatu, Arab Besar, pelengkap Sahara, di selatan, berpasir, dikatakan sedalam 600 kaki, dan Dahna antara; dan
  3. terbentang dari tanah pesisir, umumnya subur di barat dan selatan.

Arab tak memiliki danau atau sungai, hanya wadi, paling sering kering; iklim menjadi panas dan gersang, tak berhutan, dan oleh karena itu sedikit binatang liar; negara perdagangan dengan tanpa jalan atau jalur kereta api, hanya rute karavan, masih tempat kelahiran ras yang untuk meluas di globe, dan dari agama yang telah menjadi petunjuk hidup pada ribuan manusia yang tersebar luas selama sekitar abad ke-13 hingga ke-14.

Terkadang istilah Timur Tengah digunakan pada jazirah saja, namun biasanya merujuk pada daerah yang lebih besar; istilah Arab, bagaimanapun, sering digunakan merujuk hanya pada Arab Saudi. Di waktu lain istilah Arab bisa berarti seluruh Dunia Arab, terbentang dari Maroko di barat sampai Oman di timur. arab sebagai tempat awalnya agama islam berkembang.

4. Turkestan

  • Gurun Kara Kum – di Central Asia
  • Gurun Kyzyl Kum – di Kazakhstan dan Uzbekistan

5. Gurun Gobi

Gobi (Hanzi: 戈壁(沙漠) pinyin: Gēbì (Shāmò); Bahasa Mongolia: Говь [Gowi]) adalah sebuah kawasan gurun yang sangat besar di Republik Rakyat Cina dan bagian selatan Mongolia.

Cekungan padang pasir Gobi dibatasi oleh Pegunungan Altay serta padang rumput Mongolia di sebelah utara, oleh dataran tinggi Tibet di sebelah barat daya , dan oleh dataran Cina Utara di sebelah tenggara. Dalam Bahasa Mongolia, kata Gobi berarti “sangat besar dan kering”. Gobi terdiri dari beberapa kawasan geografis serta ekologis yang unik, didasarkan pada perbedaan iklim dan topografi. Gurun ini merupakan yang terbesar di Asia.

Gobi tercatat dalam sejarah sebagai bagian dari Kekaisaran Mongol, dan merupakan lokasi dari beberapa kota penting sepanjang Jalur Sutra.

6. Gurun Amerika Utara

desert

  • Gurun Basin Besar – Gurun terbesar di Amerika Utara, terletak di Nevada, AS.

Basin

  • Gurun Mojave – Gurun terpanas di Amerika Utara, terletak di California Selatan, AS.

mojave

  • Gurun Chihuahua – Gurun terbesar kedua di Amerika Utara, terletak di Barat Daya AS dan Meksiko.

chihuahua_desert

  • Gurun Sonora – Terletak di Barat Daya AS dan Barat Laut Meksiko.

sonora

7. Patagonia

Gurun Patagonia merupakan gurun terluas di Amerika, dan gurun terluas ke 7 di dunia, dengan luas 260,000 mil2 (673,000 km2). Sebagian besar Gurun Patagonia terletak di wilayah Argentina bagian Selatan dan sebagian lagi masuk wilayah Chile. Gurun Patagonia berbatasan dengan pegunungan Andes di bagian barat, dan Samudera Atlantik di sebelah Timur.

Gurun Patagonia adalah gurun besar bersuhu dingin, dengan temperature rata-rata 3 o C, jarang melewati 12 o C. Wilayah tersebut mengalami musim dingin selama 7 bulan, dan musim panas untuk 5 bulan sisanya. Pembekuan adalah hal yang biasa, karena kondisi yang sangat kering sepanjang tahun, tapi jarang bersalju. Pegunungan Andes, di bagian barat, merupakan penyebab utama, karena pegunungan tersebut menghalangi aliran lembab dari bagian Selatan lautan Pacific menuju ke daratan. Hal ini menimbulkan terjadinya bayang-bayang hujan dan menyebabkan terjadinya gurun, meskipun jaraknya hanya 200 mil dari laut.

8. Thar

Gurun terletak di antara India dan Pakistan di bagian utara.

Gurun Thar mengalami iklim gurun panas yang panas dan kering sepanjang tahun. Hujan tahunannya kurang dari 250 mm karena terletak di kawasan lindung angin Monsun Timur Laut dan Monsun Barat Daya. Semasa musim dingin (Desember hingga Februari), kawasan Gurun Thar mengalami penurunan suhu 8 o C hingga 28o C Pada saat musim panas, suhunya mencapai 60 o C.

Suhu harian di Gurun Thar sangat tinggi, yaitu antara 22 o C hingga 32 o C. Keadaan ini disebabkan oleh langitnya yang tidak berawan.

Badai pasir yang dikenal sebagai “andhi” adalah fenomena yang biasa terjadi di Gurun That selama musim panas, yaitu di bulan Mei dan Juni.

9. Kalahari

Gurun Kalahari adalah gurun yang terdapat di bagian selatan Afrika dengan luas 900,000 km² (362,500 sq. mi.) yang meliputi sebagian besar Botswana dan beberapa bagian dari Namibia serta Afrika Selatan. Gurun Kalahari merupakan semi gurun dengan bagian kering dan terdapat padang rumput setelah terjadinya hujan. Gurun Kalahari juga menjadi habitat dari berbagai binatang dan tanaman, karena bukan sepenuhnya gurun pasir. Curah hujan di Gurun Kalahari mencapai 3-7 1/2 inchi per tahun.

10. Takla-Makan

Gurun Taklamakan (Takelamagan Shamo, 塔克拉玛干沙漠), juga disebut Taklimakan, adalah gurun di Asia Tengah, di Republik Rakyat Cina. Gurun ini berbatasan dengan Pegunungan Kunlun di selatan dan Pegunungan Pamir dan Tian Shan (Gunung Imeon kuno) di barat dan utara.

taklamakan

Published in: on Maret 11, 2010 at 5:31 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Gurun Sahara Menghijau Karena Perubahan Iklim.

Proses transformasi gurun pasir, kekeringan, dan keputus-asaan – itulah yang telah ditakdirkan untuk terjadi dari pemanasan global di Afrika. Atau begitulah yang kita dengar.

Bukti yang mencuat menggambarkan skenario yang sangat berbeda, yang satu dalam hal peningkatan temperatur yang dapat menguntungkan jutaan orang Afrika dibagian paling kering dari benua tersebut.

090731-green-sahara_big Para peneliti sekarang melihat sinyal-sinyal bahwa gurun pasir Sahara dan daerah-daerah yang mengelilingi menghijau dikarenakan meningkatnya curah hujan.

Jika berkepanjangan, hujan ini dapat memperbarui daerah-daerah tandus yang telah binasa,  dan mereka dapat memperoleh kembali  komunitas  pertanian.

Kecenderungan menyusutnya gurun pasir ini didukung oleh model iklim, yang mana memprediksi sebuah kondisi awal yang akan merubah Sahara menjadi padang rumput yang rimbun pada 12.000 tahun yang lalu.

Tunas Hijau

Proses pemulihan dari tunas hijau ini ditunjukkan pada gambar-gambar satelit dari daerah termasuk Sahel, sebuah wilayah semi gurun yang membatasi Sahara di sebelah selatan terbentang sekitar 2.400 mil (3.860 kilometer).

Gambar-gambar yang diambil antara tahun 1982 dan 2002 mengungkap penghijauan di seluruh Sahel, sesuai dengan sebuah studi baru di dalam jurnal Biogeosciences.

Studi tersebut mengemukakan peningkatan yang besar dalam vegetasi di areal yang termasuk di Chad bagian pusat dan Sudan bagian barat.

Proses transisi tersebut mungkin terjadi karena udara panas yang memiliki kapasitas lebih untuk menahan kelembaban, yang secara berkala menciptakan lebih banyak hujan, demikian pendapat Martin Claussen dari Max Planck Institute for Meteorology di Hamburg, Jerman, yang tidak ikut serta dalam studi baru tersebut.

Claussen berpendapat bahwa “Kapasitas penahan air dari udara adalah tenaga penggerak utama”.

Tidak Ada Seekor Kalajengking Pun

Ketika gambar satelit tidak dapat membedakan sepintas tumbuhan seperti rumput-rumput yang datang dan pergi bersama dengan hujan, survei di darat menunjukkan perubahan vegetasi yang belakangan ini telah kokoh berakar.

Di wilayah timur gurun Sahara dari bagian barat daya Mesir dan bagian utara Sudan, pohon-pohon baru seperti Akasia – sangat berlimpah, menurut Stefan Kröpelin, seorang peneliti iklim di University of Cologne’s Africa Research Unit di Jerman.

“Semak-semak bermunculan dan tumbuh menjadi semak besar. Ini benar-benar berbeda dari hanya memiliki lebih banyak rerumputan kecil,” sesuai pendapat Kröpelin, yang mana telah mempelajari daerah tersebut selama dua dekade.

Pada tahun 2008 Kröpelin, yang tidak terlibat dalam riset baru satelit tersebut, mengunjungi gurun Sahara bagian barat, sebuah daerah perselisihan yang dikuasai oleh Moroko.

Kröpelin berkata, “Orang-orang pengembara di sini memberitahu saya bahwa tidak pernah ada hujan turun sebanyak ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Mereka tidak pernah melihat begitu banyak lapangan rerumputan.”

“Sebelumnya, tidak pernah ada seekor kalajengking pun, bahkan sehelai rumput,” katanya.

“Sekarang kau memiliki orang-orang menggembalakan unta-unta mereka di area yang mungkin tidak pernah digunakan selama ratusan atau bahkan ribuan tahun. Kau melihat burung, burung unta, gazelle datang kembali, bahkan beberapa jenis amphibi datang kembali,” katanya lagi.

“Kecenderungan ini telah berlanjut selama lebih dari 20 tahun. Ini adalah hal yang tidak bisa disangkal.”

Masa Depan Yang Tidak Pasti

Sebuah ledakan pertumbuhan tanaman telah diprediksi oleh beberapa model iklim.

Sebagai contoh, pada tahun 2005 sebuah tim yang dipimpin oleh Reindert Haarsma dari the Royal Netherlands Meteorological Institute di De Bilt, Belanda, meramalkan secara signifikan lebih banyak curah hujan yang akan terjadi di Sahel.

Studi tersebut pada Geophysical Research Letters memprediksi bahwa curah hujan pada musim penghujan bulan Juli sampai September akan naik sampai dua milimeter sehari pada 2080.

Data satelit menunjukkan “bahwa sebenarnya selama dekade terakhir, Sahel telah berubah menjadi hijau,” kata Haarsma.

Meskipun demikian, peneliti iklim tidak setuju tentang bagaimana perubahan iklim di masa depan akan mempengaruhi Sahel: Beberapa studi mensimulasikan sebuah penurunan pada curah hujan.

“Persoalan ini masih sedikit tidak pasti,” kata Haarsma.

Claussen dari Max Planck berpendapat Afrika Utara adalah daerah dengan pertentangan terbesar di antara model-model perubahan iklim.

Meramal bagaimana pemanasan global akan berakibat pada daerah tersebut dipersulit oleh luas ukurannya dan pengaruh-pengaruh yang tidak terduga dari angin ber-ketinggian tinggi yang membuyarkan hujan monsoon, Claussen menambahkan.

“Setengah dari model-model itu mengikuti tren yang lebih basah, dan setengahnya lagi tren yang lebih kering.”

Published in: on Maret 11, 2010 at 5:25 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Ditemukan Kerangka 50.000 Tentara Persia di Gurun Sahara



Sisa-sisa tentara Persia yang berkuasa yang dikatakan telah tenggelam di barat pasir gurun Mesir 2.500 tahun yang lalu mungkin akhirnya ditemukan. Ini merupakan salah satu temuan terbesar misteri arkeologi yang luar biasa, demikian menurut para peneliti Italia.

Senjata perunggu, perak gelang, anting-anting dan ratusan tulang manusia ditemukan dalam belantara gurun Sahara merupakan tentara Raja Persia Cambyses II yang hilang. Sekitar 50.000 prajurit yang dikatakan terkubur oleh badai pasir yang dahsyat di 525 SM.

Sisa Perunggu Kerangka 50.000 Tentara Persia
“Kami telah menemukan bukti arkeologis pertama dari sebuah cerita yang dilaporkan oleh sejarawan Yunani Herodotus,” Demikian dikatakan oleh Dario Del Bufalo, seorang anggota ekspedisi dari University of Lecce, mengatakan kepada Discovery News.

Menurut Herodotus (484-425 SM), Cambyses, putra dari Cyrus Agung, mengirimkan 50.000 tentara dari Thebes untuk menyerang Oase Siwa dan menghancurkan ramalan di Kuil Amun sesudah para imam di sana menolak untuk melegitimasi klaimnya ke Mesir .
Kerangka 50.000 Tentara Persia
Setelah berjalan selama tujuh hari di padang pasir, tentara sampai ke sebuah “oasis” yang sejarawan percaya adalah El-Kharga. Setelah mereka pergi, mereka tidak pernah terlihat lagi.

“Angin muncul dari selatan, kuat dan mematikan, berputar membawa gelombang luas pasir, yang seluruhnya menutupi tentara tersebut dan menyebabkan mereka sepenuhnya terkubur,” tulis Herodotus.

Satu abad setelah Herodotus menulis catatan itu, Alexander Agung membuat sendiri ziarah ke peramal Amun, dan pada 332 SM.

Namun kisah dari Cambyses ‘kehilangan tentara’ menjadi hilang karena tidak ada jejak prajurit yang malang itu pernah ditemukan, para sarjana mulai mengabaikan cerita itu sebagai kisah ajaib.

Kini, dua arkeolog Italia mengklaim telah menemukan bukti kuat bahwa tentara Persia memang tertelan dalam sebuah badai pasir.

Seperti disampaikan baru-baru ini di festival film arkeologi Rovereto, bahwa penemuan tersebut adalah hasil penelitian selama 13 tahun dan dalam lima kali ekspedisi ke padang gurun.

Published in: on Maret 11, 2010 at 5:17 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Sebuah Jam Di Gurun Sahara

Sebuah Jam Di Gurun Sahara

jam-kecil.jpgAndaikan engkau berkenala di gurun dan menemukan sebuah jam tergeletak di pasir. Apakah yang akan engkau simpulkan? Apakah engkau berpikir bahwa jam ini terjatuh dari kantung seseorang? Atau engkau berpikir bahwa jam ini hadir di tempat ini dengan sendirinya?

Tentu saja setiap orang yang waras tidak akan mengatakan bahwa jam ini terbentuk dengan sendirinya. Suku cadang di dalam jam tidak mungkin terbentuk dengan sendirinya dari logam yang terkubur di dalam pasir. Jam tersebut haruslah ada penciptanya.

Jika sebuah jam mampu menunjukkan waktu dengan akurat, kita pasti mengira bahwa penciptanya sungguh cakap.

***

800px-sunrise-daytona-beach-fl_small.jpg

Hal lain apakah yang dapat menunjukkan ketepatan waktu? Pertimbangkan mengenai matahari terbit dan matahari tenggelam. Ketepatan waktu mereka begitu teratur sehingga para ilmuwan dapat memajang kapan waktu matahari terbit dan kapan waktu matahari tenggelam dengan keakuratan yang tinggi. Tetapi siapa yang mengatur kapan matahari terbit dan kapan matahari tenggelam? Jika sebuah jam tidak bisa bekerja tanpa ada penciptanya yang cakap, bagaimana mungkin matahari bisa terbit dengan waktu yang teratur? Bisakah ini terjadi dengan sendirinya?

***

Foto asli Matahari

matahari_small.jpg

Pertimbangkan juga bahwa kita dapat mengambil manfaat dari matahari karena ia berada pada jarak yang aman dari bumi, jarak yang rata-ratanya berkisar 143 juta km dari bumi. Jika matahari terlalu dekat ia akan membakar bumi, dan jika matahari terlalu jauh, bumi akan berubah menjadi planet es yang tidak akan mungkin untuk ditempati oleh manusia. Siapakah yang memutuskan untuk mengatur jarak aman ini? Bisakah ia terjadi dengan kebetulan?

Tanpa matahari, tumbuh-tumbuhan tidak akan hidup. Lalu binatang dan manusia akan kelaparan. Mataharikah yang memutuskan untuk hadir di sana bagi kita?

***

atas_small.jpg

Pancaran sinar matahari akan berbahaya bagi kita jika tidak ada lapisan pelindung ozon di atmosfer. Atmosfer yang mengelilingi bumi menjaga agar pancaran sinar ultraviolet tidak sampai kepada kita. Siapakah yang meletakkan lapisan pelindung yang mengelilingi kita tersebut?

Kita membutuhkan matahari. Kita membutuhkan energi dan cahayanya untuk melihat di siang hari. Tetapi kita juga membutuhkan matahari terbenam. Kita juga butuh istirahat dari cahaya matahari, kita butuh kehangatan malam dan kita butuh gelapnya malam agar kita dapat tidur. Siapakah yang mengatur proses ini untuk menyediakan kebutuhan kita?

Lebih jauh, kita menginginkan keindahan lebih dari sekedar matahari dan pelindung atmosfer. Pakaian kita memberikan kehangatan dan perlindungan, sehingga kita merancangnya agar terlihat indah. Mengetahui keindahan sebagai kebutuhan, Sang Perancang matahari terbit dan matahari tenggelam juga merancang pemandangan keduanya begitu menakjubkan.

Sang Pencipta yang memberikan kita cahaya, energi, perlindungan dan keindahan membuat manusia selayaknya bersyukur. Namun, tetap beberapa manusia yakin bahwa Tuhan tidak ada. Apakah yang mereka pikirkan jika mereka menemukan sebuah jam di padang pasir? Sebuah jam yang bekerja secara akurat? Sebuah jam yang dirancang dengan begitu indah? Apakah mereka akan menyimpulkan bahwa pencipta jam tersebut tidak ada?

*********

Published in: on Maret 11, 2010 at 5:01 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Misteri Gurun Sahara

Sekitar dua tahun lalu aku membaca kisah petualangan si Monthy Phyton Michael Palin tentang upayanya menaklukkan gurun Sahara. Cerita apik yang dikemas dengan bahasa ringan dan menghibur mampu menerbangkan angan-anganku seolah-olah ikut secara langsung kisah petualangan serunya.

Kisah tersebut sangat begitu terkesan sekali bagiku. Dalam salah satu kisahnya, di bertutur, pada tanggal 9 Sepetember 2001 di saat dunia terhentak kaget dengan berita pemboman gedung Twin Tower di New York, si Michael Palin tengah berada di bawah garangnya matahari Sahara di salah satu sudut benua Afrika sedang ber-asyik masyuk dengan caravannya, terseok-seok menyelusuri Sahara. Gambar-gambar yang begitu eksotk tentang padang pasir dan unta-unta yang gibuk-ginuk, maupun adegan bercengkrama dengan penduduk lokal dan orang-orang Bedouin.

Si Monty Phyon tidak sungkan-sungkan makan roti yang dimasak pasir oleh orang-orang gurun dengan sangat cekatan, ataupun menikmati teh kental khas gurun, dan juga savouring potong demi potong daging domba panggang yang masih mengebul dengan menggunakan tangannya yang masih sangat canggung. Duuuuuuuh nikmatnya…!! Saking terkesannya aku, aku berusaha mencari visualisasi petualangnnya yang berebntuk video  VHS ataupun DVD, pada setiap kesempatan jika sedang berada baik di toko buku maupun di perpustakaan, mataku selalu jelalatan mencari video tersebut. Untunglah beberapa minggu lalu, usahaku membuahkan hasil. Kutemukan video tersebut di perpustakaan kesayanganku. Film berdurasi sekitar tiga jam itu benar-benar mampu membiusku. Adegan demi adegan seperti yang tertuang di buku benar-benar nyata…!! Narasi ringan dan penuh humor khas si Palin, menambah poin keasyikan tersendiri. Durasi panjang tidak membuatku bosan, dan memang apa yang kudapatkan dari bukunya hampir mirip dengan visualisasinya.

Dear kokiers,

Misteri tentang ganasnya gurun pasir memang sudah banyak  diketahui oleh masyarakat luas. Misteri inilah yang mendorong si Michael Palin untuk membuktikan kebenarannya. Misteri Saharan walau kedengaran seram, namun tidak pernah mematahkan sema pengembara yang datang dari bebagai pelosok dunia yang merasa tertantang untuk menaklukkan padang pasir atau sahara. Telah banyak aku membaca informasi tentang hal ini  ditambah visualisasi lengkap dari video petualangan si Michael Palinlah yang akhirnya memutuskan untuk berbagi informasi ringan tentang mitos padang pasir.

Desert  dalam bahasa inggris, atau ‘deserto’  dalam bahasa Italia, atau ‘desert’ dalam bahasa Perancis atau ‘desierto’ dalam bahasa Spanyol dan ‘desertum’ dalam bahasa Latin, arti sebenarnya adalah  “an unpopulated place” walau tentu kenyataannya ada orang yang tinggal dan  menetap di gurun pasir. Pada kesempatan ini,  aku  Reef, kembali  berkolaborasi dengan mbakyu Scorties aka mbak Thia yang akan membagikan secuil pengalaman ringannya hidup di negara padang pasir.

Selamat membaca.

Scorties /Thia

Mendengar kata Padang pasir atau sebagian orang menyebutnya gurun sahara,  pikiran kita langsung tertuju kenegara Timur Tengah atau Afrika itu yg sudah  sangat kita kenal. Hal ini membuat saya kadang-kadang merenung. Negara yang  saya tempati ini selama puluhan tahun belakangan ini  (Saudi Arabia) begitu  tandusnya, gunung-gunung,  hamparan pasir, semua batu yang tidak memungkinkan  tumbuhnya penghijauan ataupun hutan rimba seperti di negara kita, tapi SANG  PENCIPTA begitu adilnya. Coba kita tengok, di negara tandus dan gersang ini  tertimbun kekayaan yg tiada tara dari tambang minyak sampai tambang emasnya  yg merupakan kekayaan negara ini, di-sela-sela batu cadas yg ada digunung  ini tumbuhlah pohon kaktus yg banyak tumbuh di kota Thaif.

Kota Thaif ini  udaranya sangat dingin melebihi puncak. Thaif walaupun dingin udaranya,  namun rata-rata gunungnya tetap gundul . Tanaman yang banyak tumbuh adalah  pohon kaktus tadi. Pohon ini termasuk tanaman liar, tumbuh subur dihiasi  bunga-bunga nan cantik. Saya sendiri baru tahu kalau kaktus ini ternyata  bisa berbuah dan buahnya bisa dimakan. Buah ini bergantungan  di pinggir-pinggir daunnya dan berduri halus. Orang Arab menamakan buah kaktus ini barsyuumi, konon buah kaktus ini  rasanya manis, dan banyak biji persis seperti biji jambu klutuk. Secara  kasat mata bisa dikatakan bahwa bentuk buah ini seperti buah mengkudu atau pace seperti kebanyakan orang Jawa menyebutnya.

Seperti di negara-negara Arab lainnya, di tempat kami tinggal yaitu kota Makkah,  memang banyak  terlihat padang pasir walau sekarang banyak perubahaan.  Kemajuan jaman  telah merubah sosok padang pasir menjadi padang nan mengkilap, bentangan  padang pasir telah berdiri perumahan real estate dan villa-villa  mewah dengan bermacam-macam arsitektur modern  beserta taman taman nan menawan. Sungguh jauh dari bayangan padang gurun nan tandus. Begitu pula  pantai-pantainya telah dibangun villa-villa sewaan yg selalu ramai diwaktu  liburan. Sekarang kita jarang melihat kemah-kemah berderet yang menghiasi  gurun pasir,  sewaktu liburan.

Zaman dulu, biasanya orang-orang disini  kalau mau memasuki bulan ramadhan banyak yang berkemah. Begitu juga dengan  kami, bersama-sama dengan seluruh keluarga suami. Biasanya 6 keluarga karena  kalau ramai asyiik, apalagi kita berkemahnya dipadang pasir. Kita membuat  dua kemah besar berdampingan, maksudnya laki-laki dan perempuan terpisah,  lengkap dengan WC yg agak jauh dari kemah juga terbuat dari terpal. Ada kejadian lucu tentang cerita berkemah ini. Yaitu pada suatu  sore saya kepingin pipis, saya sudah tahan-tahan, lha mengapa  demikian…waahhhhhhhh …. bukan apa-apa sih, buuuuuuuut duhai diluar tidak jauh dari tempat hajat, kaum lelaki sedang main bola….!!!!!

Kalau saya mau ke WC otomatis melewati mereka, yah….. karena saya sudah  gak tahan lagi, saya keluar tanpa melupakan pakaian kebesaran saya yaitu  abaya dan cadar, langsung saya laksanakan hajat saya. Malangnya, lagi  asyik-masyuk  berjongkok ria menikmati surga duniawi, dan hajat saya juga  belum tuntas , tanpa dinyana dan diduga, datang angin lumayan kencang,  memang sih  hari itu lagi banyak angin , dan olala….apa yang  terjadi…???? sang angin nakal tersebut tanpa dosa menerbangkan WC itu tanpa memperdulikan saya yg ada didalamnya, sedangkan saat itu saya tidak  ber-abaya……… karena abaya saya gantungkan. Woooooooowww bisa  dibayangkan keadaan saya saat itu yg bokongnya ke-mana-mana…ohhhhhhhh my  bare bottom was smiling innocently hahahahahaaa….. duh maluuuu banget, gak  bisa diterusin deh ceritanya selain saya dengar cekikikan orang-orang  yg  sedang main bola tadi, entahlah apa yang ada di benak mereka.  Mamamia…….!

Reef :

Padang pasir sahara yang maha luas yang terdapat di bumi ternyata mencakup  sepertiga wilayah bumi. Gurun merupakan daerah luas yang kering dan berpasir  karena rendahnya angka hujan di sahara. Suhu padang pasir yang pada siang  hari begitu menyengat dan bisa membuat otak mendidih, konon karena saking  panasnya, orang-orang gurun biasa memanggang roti hanya dengan dikubur di pasir dan roti akan matang dan hasilnya tidak kalah nikmat dari yang dibakar  di dalam oven, baunya yang semerbak harum akan terbawa angin kemana-mana dan membelai hidung para pelancong yang kebetulan lewat.

Namun….. bila malam  menjelang dan kegelapan semakin tua, temperatur akan drop sangat dingin, hal  ini dikarenakan rendahnya kelembaban udara. Di Australia sendiri hamparan  gurun pasir sangat mendominasi benua. Rasanya gurun pasir Australia ataupun  yang di Afrika atau di Timur tengah tiada banyak perbedaan. Tanah kering dan jarang terdapat tanaman, dan kalau toch ada maka lebih banyak adalah jenis  kaktus atau semak belukar seperti yang telah dikemukakan oleh mbakyu Scorties aka mabk Thia.

Di Sahara animal kingdom yang biasa merajai adalah : heynas,  gizzele, kalajengking, ular, anjing liar dan tentu tidak ketinggalan sang  unta yang merupakan ratu padang pasir yang pinggulnya senantiasa megal-megol  sexy, dan punggung yang sarat muatan. Sungguh membayangkan suasana seperti  inipun sudah mampu menerbangkan fantasi tersendiri.  Walau kelihatannya padang pasir merupakan tempat yang sangat tidak  menjanjikan namun pada kenyataannya, banyak orang di Timur Tengah, Afrika  dan sedikit masyarakat asli Australia yang sangat enjoy menetap di luasnya  gurun pasir  yang masih asli lengkap dengan ketandusan, kegersangan,  dan  yang penuh misteri.

Salah satu suku yang terkenal sebagai penduduk tetap  gurun adalah suku Bedouin, suku ini terkenal tangguh dan benar-benar  penakluk gurun. Di Afrika, seperti Somalia, Sudan, Kenya dan lain-lain juga  terdapat suku-suku yang menetap di desa-desa di tengah gurun pasir  Membaca buku yang menceritakan  kehidupan masyarakat gurun pasir seolah  membawa angan kita ke suatu masa beratus-ratus abad lalu, kental dengan  mitos-mitos yang berkembang pula di masyarakat gurun. Penduduk gurun pasir  tentu sangat kuat-kuat, ototnya bak kawat dan tulangnya serasa besi. Manusia  tangguh yang tahan banting menerjang ganasnya alam. Mata pencaharian orang  gurun biasanya adalah penggembala ternak, baik domba ataupun unta.

Mereka umumnya tinggal di tenda-tenda yang dibuat dari kulit binatang. Sebut saja bagaimana vitalnya kehadiran unta di sahara, dari daging sampai kotorannya  bisa dimanfaatkan. Lepas dari kehidupan manusianya, konon, bagi orang awam yang tidak pernah ke gurun pasir, akan mengalami hal-hal yang dianggap tidak  masuk akal, suara angin yang menderu menyeramkan bak suara raksasa, badai  gurun, panas yang sangat menyengat yang kadang-kadang bisa menyebabkan  halusinasi, tipuan mata dengan munculnya fatamorgana, dari jauh nampak oase  yang ijo royo-royo, namun kala didekati ternyata gurun datar yang tandus,  atau yang dari jauh nampak seperti danau yang menentramkan penuh janji akan  segarnya air, ketika didekati hanyalah pasir yang menghampar, dan masih  banyak lagi misteri-misteri gurun.

Mengikuti kisah perjalanan  di padang pasir, baik gurun di Afrika, Timur  Tengah, Gurun Gobi, sungguh menegangkan sekaligus sebuah tantangan yang mengasyikkan.  Selanjutnya, seperti pengalaman mbakyu Thia tentang  ber-holiday di gurun pasir, dari beberapa buku yang pernah kubaca, memang jika musim liburan tiba, sebagian masyarakat Arab atau orang kaya dari Dubai, Abudhabi, Saudi Arabia dan lain-lain gemar ber-camping ria.

Sekedar informasi, aku pernah membaca kisah seorang wanita jurnalis asal Inggris yang bersahabat dengan salahs seorang keluarga Sheik yang kaya raya yang berasal dari Dubai, buku tersebut jika pembaca ada yang berminat berjudul jika tak salah ingat adalah :  A mother without a mask, yang bercerita tentang salah satu suku di Arabia yang mana budaya setempat mengharuskan kaum wanita mengenaikan mask atau semacam topeng yang menutup seluruh muka kecuali mata (bener-bener seperti topeng dan bukan hanya sekedar cadar) . Dan seperti Mbak Thia ungkapkan, keluarga Sheik kaya ini selalu mengadakan camping pada saat-saat liburan. Camping  mereka bukan camping seperti kita jaman ikut pramuka tapi benar-benar wah. Di dalam buku berjudul di atas tersebut diceritakan pula  bagaimana keluarga Sheik yang kaya raya tersebut ber-camping dan camping mereka ibaratnya barfasilitas hotel bintang lima………! Lengkap dengan AC dan toilet serta banquet mewah.

Sementara itu,

Mitos angkernya  gurun pasir lengkap dengan ganasnya camel spider yang konon sangat mematikan, walau pada kenyataanya spider jenis ini hanya sangat mematikan bagi binatang seperti unta, sampai mitos kerajaan Jin dengan bala tentaranya yang super nggenggirisi dan yang suka menganggu para pelancong, ataupun cerita para bandit yang liar yang tidak segan membunuh korbannya, banyak kisah tentang bandit padang pasir ini.

Di Somalia atau Ethiopia, ada sekelompok bandit yang sangat terkenal yang tidak segan-segan membunuh korbannya yang kemudian mayatnya ditinggal begitu saja membusuk di tengah gurun. Ada lagi yang tidak kalah seram yaitu tawa heynas yang sedang kelaparan, ular-ular yang penuh racun,  dan berbagai cerita hantu, semakin membuat hati penasaran siapa saja yang mempunyai jiwa petualang ingin membuktikan kebenarannya.  Semakin berbahaya akan semakin challenging.

About me…??? Ah..seandainya, berkesempatan  mengunjungi tanah Arab, suatu hari kelak, rasanya tak akan kulewatkan  suasana tinggal di tenda suku bedouin yang ramah-ramah yang tidak  segan-segan menyembelih bayi unta atau seekor kambing untuk menjadi hidangan  maknyuss untuk menjamu para tamunya, atau hanya sekedar duduk manis di  tengah gurun menikmati sunrise dan sunset sambil menghirup secangkir kopi  dan roti hangat  yang dibakar di dalam gundukan pasir dan bersaus olive oil,  dan drinking sweet water yang memang merupakan ciri khas air sumur di padang pasir, konon Unta hanya minum sweet water saja, tidak heran di gurun-gurun pasir banyak ditemukan sumur-sumur dalam yang airnya bener-bener jernih dan terasa manis. Atau..barangkali sekedar leyeh-leyeh sambil mendengarakan irama padang pasir yang mendayu-ndayu menerbangkan sukma dan membuat mata merem melek. One day maybe….sebelum semua gurun  pasir berubah menjadi villa-villa mewah dan hutan gedung bertingkat…..yeaaaaaaaaah One day…..

Published in: on Maret 11, 2010 at 4:35 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Sambabo, Saingan Berat Air Terjun Niagara

Sambabo, Saingan Berat Air Terjun Niagara
Senin, 12 Oktober 2009 | 16:18 WIB

empire_state.ny.us

Air terjun Niagara

MAMUJU, KOMPAS.com – Permandian alam air terjun Sambabo di Desa Ulumambi Kecamatan Bambam Kabupaten Mamasa, Sulbar yang menjadi andalan wisata  daerah itu tak kalah indahnya dengan air terjun Niagara di Amerika Serikat.

“Wisatawan yang pernah berkunjung ke air terjun Sambabo menilai, air terjun tersebut mampu menyaingi keindahan air terjun Niagara yang terindah di dunia, “kata Kepala Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa Harnal Edison Tanga di Mamuju, Senin.

Ia mengatakan air terjun Sambabo memiliki keindahan yang cukup menakjubkan bagi para turis asing berada pada ketinggian 400 meter berada sekitar 10 kilometer dari Kota Mamasa atau sekitar 300 kilometer dari Kabupaten Polewali Mandar.

Selain itu, air terjun yang berasal dari kata Samba dan Botto, memiliki panorama yang indah karena berada di lereng gunung di antara  gunung dan batu besar yang terjal dan hutan yang masih lestari.

:Air terjun tersebut telah ramai dikunjungi turis  manca negara seperti Jerman dan Belanda yang ingin menikmati wisata alam Kabupaten Mamasa sebagai daerah yang menjadi ikon pariwisatar,” ujarnya.

Namun menurutnya, air terjun tersebut belum dikelola secara profesional sehingga wisata permandian alam tersebut belum dapat menambah pendapatan bagi Kabupaten Mamasa dari sektor pariwisata. Karena kata dia, selain medannnya yang sangat sulit dijangkau untuk membangunan infrasturuktur di lokasi wisata air terjun tersebut, anggaran pengembangan sektor wisata di Kabupaten Mamasa  melalui APBD juga masih sangat terbatas.

Oleh karena itu, pihaknya akan mengupayakan membangun koordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sulbar untuk melakukan perencanaan pengembangan wisata air terjun tersebut agar dapat dikelola secara profesional dan mendapatangkan pendapatan daerah itu.

Selain air terjun Sambabo, Kabupaten Mamasa, juga memiliki air terjun Mambulillin yang terletak di kecamatan Mamasa, air terjun tersebut memiliki keindahan karena berada di lembah lereng bukit terindah yakni Gunung Mabulilling yang bertetangga dengan gunung Ganda Dewata yang ramai dikungjungi pendaki gunung dari seluruh wilayah Indonesia.

Sayangnya kata dia, gunung Mambulilin yang berada pada ketinggian sekitar 2.741 meter dari permukaan laut tersebut juga belum dikelola dengan baik karena keterbatasan anggaran yang dimiliki daerah itu.

Published in: on Maret 10, 2010 at 8:47 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

air terjun niagara

niagra di musim salju

niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
niagra falls winter
Begini-nih air terjun Niagara, yang merupakan air terjun terbesar di dunia di saat musim salju. Airnya membeku, namun tetep Keren dan indah di panda

Published in: on Maret 10, 2010 at 8:41 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

air terjun niagara

Air Terjun NIAGARA Pernah Mampet


02 Nov 2007

Pagi hari pada tanggal 29 Maret 1948 merupakan hari istimewa. Para turis yang mengunjungi air terjun Niagara di perbatasan Amerika-Kanada terheran-heran saat air terjun itu berhenti mengalir.

Mereka menyaksikan air terjun itu mengering, cuma menyisakan bebatuan dengan beberapa genangan air di dasar aliran sungai. Apa yang membuat Niagara mengering? Angin kencang dan bongkahan besar es rupanya telah memblokir aliran Danai Erie yang menjadi sumber air terjun Niagara, sehingga air terjun tersebut menjadi “lenyap”.

Kira-kira tiga puluh jam setelah Niagara berhenti mengalir, bongkahan es tadi pecah, dan selanjutnya aliran kencang air kembali mengalir, dan air terjun Niagara kembali menggemuruh, hingga saat ini. [loy/jok]

Published in: on Maret 10, 2010 at 8:37 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Menyelami Birunya Bunaken

Suka snorkeling dan diving? Cobalah ke Bunaken. Kalau Anda baru dengar keindahannya dari cerita teman saja, rasanya belum lengkap. Soalnya kawasan konservasi laut yang sudah tersohor ini memang patut diselami.
Permukaan air laut Bunaken jelang siang itu di penuhi puluhan manusia berkaki katak sedang mengapung dengan pelampung berwarna orange. Mereka ada yang berkelompok, tak sedikit pula yang menyendiri. Tujuan mereka sama, menikmati keindahan bawah laut lewat masker bersnorkel.

Semakin siang, pengunjung yang datang semakin banyak. Ada yang menyewa speedboat, yacht, dan kapal kayu bermotor milik nelayan setempat. Bahkan beberapa orang sengaja ber-jetski.

Mereka datang ditemani pemandu yang sebagian besar mengetahui titik-titik terbaik untuk bersnorkeling maupun diving. Bahkan para pemandunya juga ikut memandu pesertanya yang hendak bersnorkeling ke tempat yang indah dan aman.

Dengan bersnorkeling, memang pengunjung dapat dengan jelas melihat aneka terumbu karang dan ikan hiss yang ada di Bunaken. Meskipun hanya di permukaan saja. Tapi itu sudah cukup membuat siapapun ‘terhipnotis’ dan betah berlama-lama hingga lupa waktu. “Aku baru ke sini, snorkeling aja, udah senang banget. Nanti kalau aku sudah bisa diving pasti balik ke sini lagi buat menyelami bawah lautnya,” ujar Vita, wisatawan asal Jakarta yang tengah cuti kerja den berlibur ke Bunaken untuk kali pertama bersama 3 rekannya.

Sementara nun di bawah laut sana, terlihat manusia-manusia bertabung bergerak lamban sambil mengeluarkan gelembung-gelembung udara. Mereka tengah menikmati pesona bawah laut Bunaken yang luar biasa. Melihat mereka dari atas permukaan, rasanya timbul rasa iri sekaligus bangga. Iri karena mereka bisa menyelami keindahan Bunaken secara utuh, lebih dekat dengan terumbu karang dan biotanya yang beragam. Bangga karena mereka bisa menikmati salah salah satu keindahan alam bawah laut tersohor di Indonesia ini tanpa merusak terumbu karang apalagi membawa sampah. Selam scuba menarik banyak pengunjung ke pulau ini.

Dengan selam scuba, para penyelamat dapat menikmati aneka ‘penghuni’ bawah laut Bunaken lebih dekat, seperti Ikan Pelatuk yang memiliki sirip punggung yang dapat ditegakkan dan dikunci sehingga dia bisa tinggal aman dalam lubang di batu karang. Jangan mendekati sarang telur ikan ini, sebab ikan ini akan menyerang.

Ikan Gobi yang merupakan famili terbesar ikan terumbu, salah satu ikan gobi yang unik di sini adalah Gobi Udang yang hidup bersama dalam satu lubang pasir. Keduanya mempunya tugas berbeda, si udang menjaga kebersihan sarang sedang si-Gobi melindungi udang dari serangan lawan. Ada Barracudas yang berkelompok dalam jumlah besar dengan gigi tajam seperti gergaji hingga membuatnya pemangsa yang efektif di daerah terumbu karang.

Ikan lainnya Ikan Pedang dan Ikan Bertandung yang sama-sama memiliki sejenis pedang di bagian bawah ekornya. Pedang itu sebagai pertahanan dari serangan pemangsanya. Kadang digunakan untuk berkelahi dengan sesama untuk menentukan siapa yang menjadi pemimpin kelompoknya.

Ada lagi Ikan Bidadari yang memiliki sarang di wilayah sendiri. Ikan jenis ini membentuk kelompok terdiri atas 1 jantan dan sejumlah betina. Uniknya ikan ini lahir sebagai betina ketika dewasa berubah jantan. Keunikan lainnya, ikan ini mampu membuat tepukan dalam air. Mungkin karena keunikannya itulah, membuatnya disebut bidadari.

Masih ada lagi ikan lainnya seperti ikan kelelawar yang suka memperhatikan para penyelam terutama gelembung-gelembung udaranya. Juga ikan Sweetlips karena memiliki bibir yang sexy dan berotot. Selain ikan, juga ada berbagai reptil laut seperti ular dan penyu.

Keindahan laut Bunaken sebenarnya sudah puluhan tahun terindentifikasi oleh para penyelam tanah air. Namun pemerintah baru sadar dan kemudian Taman Nasional Bunaken (TNB) secara resmi ditetapkan sebagai salah satu taman nasional laut di Indonesia pada Oktober 1991, setelah lebih kurang 20 tahun keindahannya ditemukan oleh 3 orang pelopor usaha penyelaman daerah, yakni dr Hanny Batuna, Loky Herlambang, dan Ricky Lasut. Baru setelah kawasan ini tersohor oleh para penyelam internasional, pemerintah sadar lalu secara bertahap menetapkan wilayah seluas sekitar 89.000 Ha ini menjadi kawasan konservasi.

TNB terdiri dari beberapa pulau, yakni Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantehage, Pulau Manado Tua, berikut beberapa anak pulaunya, dan Pulau Nain. Lokasi penyelamannya terbatas di masing-masing pantai yang mengelilingi kelima pulau itu. Tercatat lebih kurang 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken yang Bering dikunjungi para penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.

Sebagian besar dari 12 titik penyelaman di Pulau Bunaken berjajar dari bagian tenggara hingga bagian barat laut pulau tersebut. Di pulau inilah terdapat underwater great walls, yang disebut juga hanging walls atau dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung ke atas. binding karang ini juga menjadi sumber makanan bagi ikan-ikan di perairan sekitar Pulau Bunaken.

Tebing-tebing karang itu sudah bisa kita lihat dari atas kapal sebelum mencapai Pantai Bunaken. Airnya biru dengan ribuan ikan besar di bibir tebing, menciptakan pemandangan indah luar biasa.

Masyarakat TNB tersebar di sekitar 30 pemukiman baik di Pulau Nain, Siladen, Bunaken, Manado Tua, Daratan Utara, dan Daratan Selatan. Suku yang mendiaminya juga beragam antara lain Sangir Talaud, Bajo, Minahasa, Bantik, Bugis, Gorontalo, dan Jawa dengan profesi yang beragam seperti nelayan, petani, pedagang bahkan ada juga yang bisa keduanya yakni nelayan sekaligus petani. Perkawinan campuran pun tak terhindari di sana. Kendati demikian, mereka hidup rukun dan damai.

Tips Perjalanan

Pulau Bunaken seluas 8,08 Km2 di Teluk Manado merupakan bagian dari Kota Manado, ibukota Provinsi Sulawesi Utara. Di sekitar pulau ini terdapat Taman Laut Bunaken yang merupakan bagian dari Taman Nasional Laut Bunaken.

Tak sulit menggapainya. Dari Pelabuhan Marina, Manado Anda bisa Carter kapal wisata Rp750.000, waktu tempuhnya selama sekitar 1 jam. Kapal berkapasitas 15 orang ini dilengkapi pelampung, tempat duduk, dan dua kaca berbentuk aquarium untuk melihat terumbu karang dan ikan hias dari atas kapal.

Kalau Anda mau snorkeling, biayanya Rp 100.000 sudah termasuk masker dan sepatu katak serta kapal kayu bermotor pergi-pulang dari Pantai Bunaken ke lokasi.

Published in: on Maret 10, 2010 at 7:28 am  Tinggalkan sebuah Komentar